Laba BSI Naik 17,8%, Dana Zakat Perusahaan Tembus Rp72 Miliar di April 2026
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. memproyeksikan perekonomian nasional pada 2026 akan tumbuh positif dalam acara BSI Sharia Economic Outlook 2026, di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Laba BSI Naik 17,8%, Dana Zakat Perusahaan Tembus Rp72 Miliar di April 2026

SISIISLAM.COM, JAKARTA – Laba BSI naik 17,8% dorong dana zakat perusahaan Rp72 miliar. Aset Rp452 triliun & pembiayaan syariah tumbuh positif. Baca kabar berita selengkapnya di laman Sisi Islam Media di bawah ini.


PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan laba BSI bersih sebesar Rp2,8 triliun hingga April 2026. Capaian ini tumbuh 17,79 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan kinerja keuangan BSI April 2026 turut mendorong peningkatan kontribusi sosial perseroan, terutama melalui penyaluran zakat perusahaan BSI.

Laba BSI Naik, Zakat Perusahaan Ikut Bertambah Signifikan

Direktur Finance & Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa perseroan terus menjaga fundamental bisnis dan keuangan. Optimalisasi aset produktif, penguatan dana murah, serta pengembangan ekosistem ekonomi syariah menjadi kunci utama.

“BSI terus menjaga fundamental performance bisnis dan keuangan melalui optimalisasi aset, penjagaan kualitas pembiayaan, peningkatan fee-based income, penguatan CASA, serta peningkatan produktivitas pegawai melalui pengembangan ekosistem bisnis syariah dan bullion bank sebagai sumber pertumbuhan bisnis,” ujar Ade dalam keterangannya, Selasa (9/6).

Dengan capaian laba tersebut, proyeksi dana zakat perusahaan naik hingga mencapai sekitar Rp72 miliar pada April 2026. Nilai ini menunjukkan bahwa manfaat sosial yang diberikan BSI kepada masyarakat terus meningkat seiring pertumbuhan kinerja perusahaan.

Baca Juga:  PWNU DKI Ajukan Jakarta sebagai Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU 2026, Ini Alasan Aksesibilitas

Aset Tembus Rp452 Triliun, Dana Pihak Ketiga Tumbuh 17,9%

Pertumbuhan aset BSI juga terlihat jelas. Hingga April 2026, total aset mencapai Rp452 triliun atau naik 12,17 persen secara tahunan (year-on-year). Pertumbuhan ini ditopang oleh fungsi intermediasi yang berjalan baik, baik dari sisi penghimpunan dana maupun penyaluran pembiayaan syariah.

Dana pihak ketiga (DPK) BSI tercatat sebesar Rp382 triliun, tumbuh 17,9 persen. Dominasi tabungan mencapai Rp165 triliun (naik 22,02%), sementara rasio dana murah (CASA) tercatat solid di angka 63,48 persen.

Menariknya, dari sekitar 203 ribu jamaah haji Indonesia yang berangkat tahun ini, sebanyak 169 ribu jamaah (sekitar 83,5%) melakukan pelunasan biaya haji melalui BSI. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah terus menguat.

Pembiayaan Tumbuh Dua Digit, NPF Membaik ke Level 1,8%

Dari sisi penyaluran, BSI mencatatkan pertumbuhan pembiayaan syariah sebesar Rp332 triliun atau naik 15,59 persen secara tahunan. Pertumbuhan terutama berasal dari segmen konsumer, ritel, UMKM, mikro, dan sektor produktif lainnya.

Meskipun tumbuh dua digit, kualitas pembiayaan tetap terjaga. Rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) gross membaik menjadi 1,8 persen dari sebelumnya 1,88 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Dukung Program MBG hingga FLPP, BSI Perluas Kontribusi Sosial

Berita ekonomi syariah terbaru dari BSI juga menunjukkan dukungan luas terhadap program pemerintah. Hingga Maret 2026, perseroan telah menyalurkan pembiayaan Rp198 miliar kepada 211 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, BSI turut mendukung pengembangan koperasi serta penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) yang menjangkau puluhan ribu pelaku usaha.

Baca Juga:  Timwas Haji DPR Minta Layanan Haji Tetap Prima hingga Jamaah Pulang ke Tanah Air

Di sektor perumahan, BSI menyalurkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) kepada 894 nasabah pada kuartal pertama 2026. Total pembiayaan rumah bersubsidi yang telah disalurkan mencapai Rp5,7 triliun.

Melalui strategi tersebut, bank syariah Indonesia terbesar ini berharap dapat terus memperkuat posisinya sekaligus memperluas kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat. [*fin].

QS: Maryam (19) : 97

فَاِنَّمَا يَسَّرْنٰهُ بِلِسَانِكَ لِتُبَشِّرَ بِهِ الْمُتَّقِيْنَ وَتُنْذِرَ بِهٖ قَوْمًا لُّدًّا

Maka sungguh, telah Kami mudahkan (Al-Qur'an) itu dengan bahasamu (Muhammad), agar dengan itu engkau dapat memberi kabar gembira kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar engkau dapat memberi peringatan kepada kaum yang membangkang.

----------
Al-Qur'an lengkap