Petugas Haji 2026 Diberangkatkan Hari Ini, Skema Kedaruratan Disiapkan Hadapi Kondisi Darurat di Tanah Suci
JAKARTA, SISIISLAM.COM – 400 petugas haji mulai berangkat hari ini. Tim Linjam dari TNI/Polri jadi garda terdepan skema kontingensi. Visa wartawan rampung. Simak selengkapnya hanyadi laman Sisi Islam Media ini.
Pemerintah resmi memberangkatkan gelombang pertama petugas haji menuju Tanah Suci pada hari ini, Jumat (17/4/2026). Sebanyak 400-an petugas menjadi garda terdepan yang akan memastikan kesiapan layanan bagi jamaah calon haji Indonesia pada musim haji 1447 H/2026 M.
Yang menarik, dalam keberangkatan perdana ini, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan skema kontingensi atau kedaruratan yang melibatkan tim perlindungan jamaah (Linjam) dari TNI dan Polri.
Skema Kedaruratan Jadi Prioritas
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa petugas yang berangkat pertama kali didominasi oleh tim Linjam. Mereka akan menjadi ujung tombak dalam menghadapi berbagai kemungkinan kondisi darurat di Arab Saudi.
“Yang jelas nanti petugas haji akan dipersiapkan skema-skema kontingensi. Artinya skema-skema kedaruratan,” ujar Dahnil di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Dahnil menegaskan, keberadaan tim ini sangat krusial untuk mendukung pelaksanaan rencana kontingensi apabila terjadi situasi tak terduga di lapangan.
“Jadi memang untuk kontingensi plan atau kedaruratan nanti di sana tim akan dipersiapkan,” tambahnya.
Komposisi Petugas: Linjam, Media, hingga Bandara
Menurut Dahnil, petugas yang diberangkatkan hari ini tidak hanya berasal dari unsur keamanan. Mereka terdiri dari:
- Tim Perlindungan Jamaah (Linjam) dari TNI dan Polri
- Tenaga pendukung
- Media Center Haji (MCH) yang terdiri dari para wartawan
- Petugas yang ditempatkan di bandara
“Sebagian besar yang berangkat pertama adalah tim linjam. Mereka terdiri dari TNI, Polri, kemudian ada teman-teman wartawan yang juga bertugas dan teman-teman yang bertugas di bandara,” ujar dia.
Para petugas ini akan bertugas di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara. Mereka menjadi tim pendahulu yang akan memastikan semua layanan siap menyambut kedatangan jamaah calon haji Indonesia.
Jamaah haji Mulai Berangkat 22 April 2026
Pemerintah memastikan seluruh petugas yang diberangkatkan telah mendapatkan pembekalan dan pelatihan optimal. Adapun jamaah calon haji kelompok terbang (Kloter) pertama akan mulai berangkat pada 22 April 2026.
Kendala Visa Wartawan Akhirnya Rampung
Dalam proses keberangkatan tahun ini, sempat muncul kendala teknis terkait visa bagi petugas Media Center Haji (MCH). Sekitar 40 wartawan dilaporkan belum mendapatkan visa akibat adanya proses verifikasi ulang dari Kementerian Informasi Arab Saudi.
“Begini, hampir setiap tahun memang kendala visa selalu muncul, terutama dari pihak Saudi Arabia. Biasanya ada proses screening, ada masalah administrasi dan sebagainya,” jelas Dahnil.
Namun, Alhamdulillah, berdasarkan laporan terbaru dari Kantor Urusan Haji di Arab Saudi, seluruh visa petugas media kini telah tuntas.
“Tapi per tadi malam 40 itu sudah tuntas, jadi teman-teman wartawan yang mau berangkat jangan khawatir,” kata Dahnil.
Dua Gelombang Keberangkatan Petugas
Pemerintah membagi keberangkatan petugas haji ke dalam dua gelombang:
- Gelombang pertama (Jumat, 17/4/2026): PPIH Perlindungan Jamaah (Linjam) dan Media Center Haji (MCH).
- Gelombang kedua (Sabtu, 18/4/2026): PPIH bidang konsumsi dan akomodasi.
Dengan persiapan matang dan skema kedaruratan yang telah disusun, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh jamaah. Wallahu a’lam. (dik)
QS: Abasa (80) : 4
اَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنْفَعَهُ الذِّكْرٰىۗatau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, yang memberi manfaat kepadanya?
----------Al-Qur'an lengkap







