
Panduan Haji untuk Lansia: 9 Pesan Kesehatan dari Prof Tjandra Agar Ibadah Lancar
SisiIslam.com, Jakarta – Jamaah lansia & kronik wajib tahu! 9 pesan kesehatan haji dari Prof Tjandra. Konsultasi, obat, kursi roda hingga prioritas kesehatan. Baca panduan lengkapnya di Sisi Islam Media ini.
Hari ini, Rabu (22/4/2026), kloter pertama jamaah haji Indonesia tiba di Tanah Suci. Di balik kebahagiaan menyambut panggilan Allah, jamaah lansia dan penderita penyakit kronik menghadapi tantangan berat: cuaca ekstrem, kerumunan, dan aktivitas fisik padat.
Prioritas Kesehatan di Atas Segalanya
Prof Tjandra Yoga Aditama, pakar kesehatan masyarakat yang juga mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, membagikan 9 pesan kesehatan haji yang wajib diperhatikan. Beliau pernah bertugas sebagai Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Mekkah.
“Sembilan rekomendasi ini harus menjadi perhatian serius, baik bagi jamaah itu sendiri maupun petugas kesehatan kita di lapangan,” ujar Prof Tjandra dalam keterangan tertulis, Rabu (22/4/2026).
9 Pesan Kunci untuk Lansia dan Penyakit Kronik
- Konsultasi jujur – Bicara terbuka dengan petugas kesehatan tentang kondisi kanker, jantung, ginjal, atau kepikunan.
- Dokumen medik – Bawa riwayat kesehatan dan daftar obat dari Tanah Air.
- Manajemen obat & nama generik – Catat nama zat aktif, karena merek dagang di Arab Saudi berbeda.
- Atasi jet lag obat – Konsultasikan penyesuaian waktu minum obat (terutama diabetes & darah tinggi).
- Perbarui status vaksinasi – Termasuk Difteri, Tetanus, Campak, hingga Gondongan.
- Siapkan alat kesehatan khusus – Pastikan baterai cukup, bawa cadangan.
- Bawa kursi roda sendiri – Siapkan ban cadangan, karena toko farmasi di Makkah juga menyediakan.
- Prioritas kesehatan – Hindari memaksakan ibadah sunnah berlebihan. Manfaatkan skuter matik di Masjidil Haram.
- Jangan tunda pertolongan – Segera cek ke petugas jika sesak napas, nyeri dada, atau gula darah naik.
Ibadah yang Terencana, Haji yang Mabrur
Dengan mengikuti panduan haji untuk lansia ini, ibadah tetap khusyuk tanpa mengorbankan nyawa. Semoga menjadi bekal menuju haji mabrur. (dik/SisiIslam.com)
QS: Adh-Dhariyat (51) : 36
فَمَا وَجَدْنَا فِيْهَا غَيْرَ بَيْتٍ مِّنَ الْمُسْلِمِيْنَۚMaka Kami tidak mendapati di dalamnya (negeri itu), kecuali sebuah rumah dari orang-orang Muslim (Lut).
----------Al-Qur'an lengkap







