Dihadang Ancaman Trump, Iran & Rusia Bersatu: Serangan ke Infrastruktur Energi Adalah Kejahatan Perang Zionis
Dihadang Ancaman Trump, Iran & Rusia Bersatu: Serangan ke Infrastruktur Energi Adalah Kejahatan Perang Zionis

Dihadang Ancaman Trump, Iran & Rusia Bersatu: Serangan ke Infrastruktur Energi Adalah Kejahatan Perang Zionis

Teheran [Sisi Islam Media] – Menlu Iran kutuk ancaman Trump sebagai teror negara. Rusia dukung penuh Iran. Seruan umat Islam dunia untuk hentikan agresi AS-Israel ke fasilitas nuklir. Simak berita selengkapnya di halaman sisiislam.com ini.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, dengan tegas menyebut ancaman Presiden AS terhadap infrastruktur energi Iran sebagai bentuk kejahatan perang yang diakui secara terang-terangan. Dalam pandangan Iran, retorika perang ini adalah kelanjutan dari teror negara yang dilakukan AS dan rezim Zionis Israel.

Pernyataan Araqchi disampaikan usai berdialog dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, Ahad (5/4/2026). Kedua menlu membahas agresi militer AS-Israel terhadap Iran yang telah memasuki hari ke-37, pasca pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam, Ayatullah Ali Khamenei, pada 28 Februari lalu.

“Mereka menyerang rumah sakit, sekolah, kawasan pemukiman, hingga pusat nuklir kami. Kini mereka dengan berani mengancam fasilitas energi. Ini bukan perang, ini teror terhadap sebuah peradaban,” ujar Araqchi.

Araqchi menekankan kewajiban badan-badan internasional, khususnya Dewan Keamanan PBB dan IAEA, untuk tidak tinggal diam. Ia menyerukan pendekatan berdasarkan hukum Islam dan hukum internasional, serta mencegah PBB menjadi alat kepentingan AS.

Sementara itu, Menlu Rusia Sergey Lavrov menyatakan solidaritas penuh dengan Iran. Lavrov secara khusus menyoroti ancaman terhadap PLTN Bushehr sebagai target yang tidak bisa ditoleransi.

Baca Juga:  Negara Mayoritas Muslim Mengekspresikan Kemarahan atas Penodaan Quran di Swedia

“Rusia mengecam agresi ilegal ini. Kami akan terus mendesak di semua forum internasional agar serangan terhadap target sipil, terutama fasilitas nuklir Bushehr, segera dihentikan,” kata Lavrov.

Sebagaimana diketahui, Angkatan Bersenjata Iran telah melancarkan operasi balasan menggunakan rudal dan drone ke basis-basis AS dan Israel di wilayah pendudukan. Umat Islam dunia pun diminta untuk terus mendukung perlawanan rakyat Iran melawan kezaliman global yang dipimpin AS dan Zionis Israel.

“Ini adalah ujian bagi seluruh umat Islam, apakah akan berdiri diam saat saudara-saudara mereka di Iran dibombardir hanya karena mempertahankan kemerdekaan dan akidah mereka,” seru Araqchi di akhir pernyataannya. [*Sod]

QS: Ali Imran (3) : 191

الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.

----------
Al-Qur'an lengkap