Perang Iran vs AS Tak Terhindarkan: "Kami Tak Akan Menyerah Total"
Kedahsyatan balasan Iran terhadap fasilitas Amerika

Perang Iran vs AS Tak Terhindarkan: “Kami Tak Akan Menyerah Total” – SisiIslam.com

SisiIslam.com, TEHERAN – Perwira militer Iran nyatakan perang dengan AS tak terhindarkan. Tuntutan penyerahan total ditolak. Program nuklir Iran vs tekanan Washington memanas. Simak kabar berita selengkapnya di laman Sisi Islam Media di bawah ini.


Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat memasuki babak baru yang mencekam. Seorang perwira militer senior Iran dengan tegas menyatakan bahwa perang Iran vs AS kini tak terhindarkan. Pernyataan ini muncul setelah negosiasi yang ditengahi Pakistan menemui jalan buntu total.

AS Tuntut Penyerahan Total, Iran Menolak

Wakil Kepala Komando Militer Pusat Iran, Khatam al-Anbiya, Brigadir Jenderal Mohammad Jafar Assadi, mengatakan bahwa Washington menginginkan Teheran tunduk tanpa syarat.

“Amerika Serikat menuntut penyerahan total kami, dan bangsa Iran tidak akan pernah menyerah. Tanpa penyerahan, perang tidak dapat dihindari,” tegas Assadi, Selasa (1/6/2026).

Pernyataan ini menjadi yang paling blak-blakan sejak eskalasi terbaru antara kedua negara. Iran tolak menyerah AS meskipun tekanan diplomatik dan militer meningkat.

Program Nuklir Iran Jadi Batu Sandungan

Sumber utama kebuntuan adalah tuntutan AS agar seluruh fasilitas pengayaan uranium Iran dimusnahkan. Namun, Teheran menolak mentah-mentah. Pemerintah Iran menegaskan bahwa program nuklir Iran sepenuhnya untuk tujuan energi damai, bukan untuk mengembangkan senjata pemusnah massal.

Baca Juga:  100 Orang Tewas dalam Kebakaran saat Pesta Pernikahan di Provinsi Nineveh, Irak

Seorang sumber dekat tim negosiasi Iran kepada Mehr News mengungkapkan:

“Diskusi tentang teks akhir terus berlanjut di Teheran. Namun Iran meninjau proposal dengan hati-hati karena sejarah ketidakpatuhan AS dan ketidakpercayaan yang telah lama ada. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Iran mencari manfaat yang nyata dan konkret.”

IRGC Siaga Penuh: “Skenario Perang Berikutnya Akan Berbeda”

Di tengah negosiasi AS Iran yang buntu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mulai mempersiapkan medan perang. Juru bicara IRGC, Jenderal Sardar Mohebbi, menyatakan bahwa selama masa gencatan senjata, kemampuan militer Iran justru meningkat drastis.

“Saat ini, angkatan bersenjata kita berada dalam kondisi yang lebih baik daripada di masa lalu. Jika musuh kembali ke arena militer, jenis operasi, geografi pertempuran, dan bahkan jenis senjata yang digunakan akan berbeda.”

Mohebbi juga menambahkan bahwa salah satu pelajaran penting dari perang AS-Israel di kawasan adalah meningkatnya pengetahuan operasional angkatan bersenjata musuh. IRGC siaga perang untuk semua skenario yang mungkin terjadi.

Ancaman Perang Terbuka dan Implikasi Global

Dengan konflik Iran Amerika Serikat yang kian memanas, para analis internasional khawatir bahwa ketegangan ini bisa memicu perang habis-habisan di Timur Tengah. Pakistan yang bertindak sebagai mediator pun belum berhasil mencairkan kebuntuan.

Sisi Islam Media akan terus memantau perkembangan terbaru dari Teheran dan Washington terkait isu berita Iran terbaru ini. Apakah diplomatik masih menyisakan celda, atau perang benar-benar tak terelakkan? Satu hal yang pasti: Iran menyatakan tidak akan pernah menyerah. [*dik]

QS: An-Nisa (4) : 2

وَاٰتُوا الْيَتٰمٰىٓ اَمْوَالَهُمْ وَلَا تَتَبَدَّلُوا الْخَبِيْثَ بِالطَّيِّبِ ۖ وَلَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَهُمْ اِلٰٓى اَمْوَالِكُمْ ۗ اِنَّهٗ كَانَ حُوْبًا كَبِيْرًا

Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah dewasa) harta mereka, janganlah kamu menukar yang baik dengan yang buruk, dan janganlah kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sungguh, (tindakan menukar dan memakan) itu adalah dosa yang besar.

----------
Al-Qur'an lengkap