Zohran Mamdani Wali Kota New York Pertama yang Ogah Hadir di Parade Hari Israel karena Prinsip BDS
Walikota New York, Zohran Mamdani

Zohran Mamdani Wali Kota New York Pertama yang Ogah Hadir di Parade Hari Israel karena Prinsip BDS

SISIISLAM.COM, NEW YORK – Zohran Mamdani jadi wali kota New York pertama yang boikot Parade Hari Israel. Sikap tegas dukung BDS dan kritik genosida Zionis. Simak kabar berita selengkapnya di laman Sisi Islam Media di bawah ini.


Sejarah baru tercatat di Kota New York. Zohran Mamdani, sang wali kota New York, secara resmi menyatakan tidak akan menghadiri Parade Hari Israel tahunan yang digelar pada Ahad (31/5/2026). Langkah ini menjadikannya wali kota pertama yang memboikot acara tersebut sejak parade dimulai pada 1964.

Rekor Absen di Tengah Tekanan dan Demonstrasi

Selama lebih dari enam dekade, setiap wali kota New York selalu hadir dalam perayaan yang digelar komunitas Yahudi itu. Namun, Zohran Mamdani memilih berbeda. Keputusan ini diambil di tengah rekor tingkat antisemitisme dan gelombang demonstrasi pro-Palestina yang berlangsung berpekan-pekan di luar sinagoge serta pusat komunitas Yahudi di seluruh New York.

Meski absen, Mamdani menjamin keamanan dan izin yang diperlukan bagi keselamatan peserta parade.

“Saya sudah sangat jelas: Saya percaya pada hak yang sama untuk semua orang di mana pun. Prinsip itu selalu membimbing saya,” tegas juru bicara Mamdani kepada Jewish Telegraphic Agency.

Baca Juga:  Prancis Melenggang di Hormuz: Kapal Kontainer Lolos dari Blokade Iran, Macron Tolak Perang

Prinsip Politik dan Dukungan pada Gerakan BDS

Wali kota New York yang juga seorang Sosialis Demokrat ini mengatakan ketidakhadirannya murni karena prinsip politik. Sejak menjabat pada Januari lalu, Zohran Mamdani kerap mengkritik keras Israel menyusul genosida Zionis terhadap bangsa Palestina.

Langkah nyata yang diambilnya adalah mencabut perintah yang melarang lembaga-lembaga kota berpartisipasi dalam kampanye Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) terhadap Israel.

Meski memboikot parade Israel, Mamdani menyatakan keterbukaannya untuk terlibat dalam acara komunitas Yahudi lainnya.

“Saya berharap dapat bergabung dan menjadi tuan rumah banyak acara komunitas yang merayakan kehidupan Yahudi di New York dan sejarah serta budaya Yahudi yang kaya di kota kita,” ujar juru bicaranya.

Konsisten: Hadir di Parade Lain, Tolak Parade Israel

Menariknya, Zohran Mamdani tidak sepenuhnya menolak parade. Ia tetap hadir dalam berbagai perayaan etnis dan budaya lain, seperti:

  • Parade Hari St. Patrick, di mana ia membandingkan penderitaan historis Irlandia dengan ‘genosida’ di Palestina.
  • Parade Tahun Baru Imlek bersama Gubernur Kathy Hochul.
  • Parade Hari Puerto Rico (belum dikonfirmasi untuk tahun ini, tetapi ia hadir saat kampanye 2025).
  • Mela Hari Kemerdekaan Pakistan di Brooklyn.
  • Parade Hari India tahun lalu.

Namun, untuk Parade Hari Columbus pada Oktober lalu, ia juga memilih absen—bahkan sempat menuai kritik dari kelompok advokasi Italia-Amerika setelah video lawasnya mengacungkan jari tengah ke patung Columbus di Queens muncul kembali.

Baca Juga:  Negara Mayoritas Muslim Mengekspresikan Kemarahan atas Penodaan Quran di Swedia

Fokus pada Isu Inti dan Hari Buruh Internasional

Selama kampanye, Mamdani sempat mengatakan akan melewatkan banyak parade demi fokus pada isu-isu inti warga New York. Awal bulan ini, ia mencatatkan sejarah lain sebagai wali kota NYC pertama dalam beberapa dekade yang berpidato di rapat umum Hari Buruh Internasional (Hari Pekerja Internasional).

Kesimpulan: Sebuah Keberanian Politik yang Langka

Di tengah tekanan politik dan ancaman tuduhan antisemitisme, Zohran Mamdani menunjukkan bahwa kepemimpinan bisa berdiri pada prinsip kemanusiaan. Dengan menjadi wali kota New York pertama yang tidak hadir di Parade Hari Israel, ia mengirim sinyal kuat: dukungan pada hak rakyat Palestina dan gerakan BDS bukan lagi tabu di panggung politik kota besar dunia.

Sisi Islam Media akan terus memantau perkembangan sikap politik para pemimpin dunia terhadap keadilan Palestina. [*sod]

QS: Az-Zukhruf (43) : 35

وَزُخْرُفًاۗ وَاِنْ كُلُّ ذٰلِكَ لَمَّا مَتَاعُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۗوَالْاٰخِرَةُ عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُتَّقِيْنَ

dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan dari emas. Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, sedangkan kehidupan akhirat di sisi Tuhanmu disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.

----------
Al-Qur'an lengkap