Prancis Melenggang di Hormuz: Kapal Kontainer Lolos dari Blokade Iran, Macron Tolak Perang

Teheran – Kapal pertama Barat lolos dari Selat Hormuz yang diblokade Iran. Prancis menolak ajakan perang Trump, veto resolusi PBB, dan tak gentar. Simak berita selengkapnya di halaman ini!

Di tengah ketegangan memuncak antara AS-Israel melawan Iran, sebuah kapal kontainer milik perusahaan pelayaran raksasa Prancis, CMA CGM, berhasil melintasi Selat Hormuz dan keluar dari Teluk. Ini adalah pertama kalinya kapal milik perusahaan Barat melewati jalur vital tersebut sejak perang dimulai akhir Februari lalu.

Berdasarkan data pelacakan MarineTraffic yang dikutip Financial Times, kapal bernama CMA CGM Kribi berbendera Malta itu mengaktifkan transpondernya di dekat perairan Dubai pada 28 Maret. Kapal kemudian melintasi selat dengan membawa muatan dan mengitari Pulau Larak di dekat pantai Iran—jalur yang kini menjadi alternatif rahasia bagi kapal-kapal yang nekat.

Keberhasilan ini bukan sekadar prestasi navigasi. Ini adalah buah dari kegigihan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang secara terbuka menolak ajakan perang Presiden AS Donald Trump. Prancis bahkan memveto resolusi Bahrain di DK PBB yang meminta penggunaan kekuatan militer untuk membuka selat tersebut.

“Kami tidak akan menjadi bagian dari kampanye tanpa strategi yang jelas,” ujar sumber diplomatik Prancis di New York.

Selat Hormuz, yang dalam kondisi normal mengalirkan seperlima pasokan minyak dan gas dunia, kini lumpuh. Blokade Iran telah memicu lonjakan harga energi global dan mengancam keamanan pangan, karena sepertiga perdagangan pupuk dunia biasanya melewati selat ini.

Baca Juga:  Iran Akan Mengerahkan Senjata yang Belum Pernah Digunakan Sebelumnya Terhadap AS dan Israel

Meski demikian, Prancis tetap mengerahkan jet tempur dan sistem pertahanan udara ke kawasan Teluk untuk melindungi sekutu Arabnya. Namun Macron menolak mengirimkan aset angkatan laut untuk membuka paksa selat tersebut. Tawaran Prancis untuk menyediakan kapal pelindung pun ditertawakan Gedung Putih.

“Macron menunjukkan bahwa keberanian diplomatik bisa lebih efektif daripada kekuatan semu,” kata analis geopolitik dari Sciences Po Paris.

Tiga kapal tanker yang terhubung dengan Oman dan satu kapal tanker LNG milik Mitsui OSK Lines asal Jepang juga dilaporkan mengikuti jejak kapal Prancis. Namun keberhasilan CMA CGM Kribi menjadi simbol utama bahwa jalur laut paling berbahaya di dunia mulai bisa ditembus—tanpa tembakan.

 

QS: An-Nahl (16) : 20

وَالَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ لَا يَخْلُقُوْنَ شَيْـًٔا وَّهُمْ يُخْلَقُوْنَۗ

Dan (berhala-berhala) yang mereka seru selain Allah, tidak dapat membuat sesuatu apa pun, sedang berhala-berhala itu (sendiri) dibuat orang.

----------
Al-Qur'an lengkap