Pemasangan Spanduk Rising Lion Israel di RS Indonesia Gaza: Kemenlu RI Kecang Provokasi Zionis
Pemasangan Spanduk Rising Lion Israel di RS Indonesia Gaza: Kemenlu RI Kecang Provokasi Zionis

Pemasangan Spanduk Rising Lion Israel di RS Indonesia Gaza: Kemenlu RI Kecang Provokasi Zionis

SisiIslam.com, Gaza – Pemasangan spanduk Rising Lion Israel di RS Indonesia Gaza dikecam Kemenlu RI. Simbol provokasi zionis ini disebut penghinaan fasilitas kemanusiaan. Simak kabar beritanya di laman Sisi Islam Media ini.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mengecam keras tindakan pasukan militer Israel yang memasang spanduk bertuliskan “Rising Lion” di reruntuhan Rumah Sakit (RS) Indonesia di Jalur Gaza. Foto pemasangan spanduk tersebut viral di media sosial dan menuai kemarahan publik Tanah Air.

Kemenlu RI: Spanduk Rising Lion Israel Provokatif dan Tak Dibenarkan

Dalam pernyataan resmi melalui akun X pada Rabu (22/4/2026), Kemenlu RI kecam Israel atas aksi propaganda di fasilitas kesehatan yang dibangun atas solidaritas rakyat Indonesia.

“Indonesia mengecam keras dan memprotes pemasangan spanduk bertuliskan ‘Rising Lion’ oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Penggunaan simbol dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit yang telah dihancurkan merupakan tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat dibenarkan,” tulis Kemenlu RI.

RS Indonesia Gaza: Dari Rumah Sakit Jadi Sasaran Propaganda Zionis

Kemenlu RI menegaskan bahwa RS Indonesia adalah fasilitas sipil yang didedikasikan sepenuhnya untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gaza, bukan tempat untuk propaganda militer atau pesan intimidatif. Tindakan pemasangan spanduk Rising Lion di RS Indonesia Gaza dinilai sebagai penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan.

Baca Juga:  Hamas Ajak Fatah Bertemu Langsung Bahas Strategi Nasional Palestina Pasca Konferensi Fatah

“Tindakan tersebut merupakan penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina,” lanjut pernyataan Kemenlu.

Pemerintah RI pun mendesak Israel untuk menghentikan segala tindakan yang melanggar perlindungan terhadap infrastruktur sipil serta memastikan akuntabilitas atas serangan terhadap fasilitas medis di Gaza, sesuai hukum humaniter internasional.

Viral di Medsos, Bang Onim Ungkap Fakta Penguasaan RS Indonesia

Foto spanduk “Rising Lion” yang dibentangkan di bagian atas bangunan RS Indonesia itu pertama kali menyebar luas melalui media sosial. Ketua Dewan Pembina Nusantara Palestina Center (NPC), Abdillah Onim, turut membagikannya di akun Instagram pribadinya.

“Rumah Sakit Indonesia di Gaza hasil uluran tangan jutaan masyarakat Indonesia, yang dihadiahkan kepada rakyat Gaza Palestina. RSI dibangun tahun 2010 dan tahun 2015 pembangunan rampung dan diserahkan ke Kementerian Kesehatan Palestina, kini diambil alih, dikuasai zionis Israel dan dijadikan markas IDF,” tulis Abdillah Onim pada Selasa (21/4/2026).

Hingga berita ini ditulis, unggahan tokoh yang akrab disapa Bang Onim itu telah memperoleh lebih dari 17 ribu likes dan 1.900-an komentar. Di kolom komentar, para warganet menyatakan kegusarannya atas provokasi zionis terhadap RS Indonesia.

Indonesia Tegaskan: Rumah Sakit Harus Dilindungi

Pemerintah RI kembali menegaskan bahwa rumah sakit dan seluruh fasilitas medis harus dihormati dan dilindungi. Aksi militer Israel propaganda melalui spanduk “Rising Lion” dinilai sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap etika perang.

Baca Juga:  23.000 Warga Palestina di Tepi Barat Ditangkap Zionis, Ratusan Anak dan Perempuan Jadi Korban

SisiIslam.com akan terus memantau perkembangan situasi terkini di Gaza dan respons pemerintah Indonesia terhadap provokasi berkelanjutan dari pasukan pendudukan Israel. [*izah]

QS: As-Saff (61) : 5

وَاِذْ قَالَ مُوْسٰى لِقَوْمِهٖ يٰقَوْمِ لِمَ تُؤْذُوْنَنِيْ وَقَدْ تَّعْلَمُوْنَ اَنِّيْ رَسُوْلُ اللّٰهِ اِلَيْكُمْۗ فَلَمَّا زَاغُوْٓا اَزَاغَ اللّٰهُ قُلُوْبَهُمْۗ وَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْفٰسِقِيْنَ

Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, “Wahai kaumku! Mengapa kamu menyakitiku, padahal kamu sungguh mengetahui bahwa sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu?” Maka ketika mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.

----------
Al-Qur'an lengkap