23.000 Warga Palestina di Tepi Barat Ditangkap Zionis, Ratusan Anak dan Perempuan Jadi Korban
Korban kebrutalan Zionis Israel

23.000 Warga Palestina di Tepi Barat Ditangkap Zionis, Ratusan Anak dan Perempuan Jadi Korban

Ramallah, SISIISLAM.COM – Lebih dari 23.000 warga Palestina di Tepi Barat ditangkap Zionis sejak genosida Gaza. Ratusan anak, perempuan, dan jurnalis ikut menjadi korban. Simak berita selengkapnya di SISI ISLAM MEDIA.

Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lonjakan drastis aksi penangkapan yang dilakukan oleh pasukan Zionis di Tepi Barat, termasuk Yerusalem. Sejak dimulainya genosida di Gaza pada Oktober 2023, tidak kurang dari 23.000 warga Palestina telah diculik dari rumah-rumah mereka, pos pemeriksaan militer, hingga jalanan.

Laporan yang dirilis pada Ahad (8/10) ini menjadi bukti betapa pendudukan Zionis tidak hanya membantai warga Gaza, tetapi juga secara sistematis memburu warga sipil di Tepi Barat.

Ratusan Perempuan dan Anak-Anak Juga Ditahan

PPS merinci bahwa dari total 23.000 tahanan tersebut, sekitar 700 kasus adalah perempuan Palestina. Mereka yang ditahan berasal dari berbagai wilayah, termasuk mereka yang dibawa dari Gaza dan Israel, serta mayoritas dari Tepi Barat.

Yang lebih memilukan, jumlah tahanan anak-anak mencapai 1.800 kasus. Angka ini menunjukkan bahwa tidak ada satupun kelompok usia yang aman dari kebrutalan tentara Zionis.

Jurnalis Juga Jadi Sasaran, Satu Tewas dalam Tahanan

PPS juga menyoroti target sistematis terhadap jurnalis. Lebih dari 240 wartawan telah ditahan sejak perang dimulai. Hingga kini, 43 jurnalis masih mendekam di penjara Zionis, termasuk tiga jurnalis perempuan.

Baca Juga:  Menag Nasaruddin Umar dan Dubes Palestina Perkuat Persaudaraan Umat, Dana Umat Jadi Instrumen Kemanusiaan

Satu nama yang mengguncang publik adalah Marwan Harzallah, seorang jurnalis asal Kota Nablus. Ia dilaporkan tewas dalam tahanan Zionis, menambah panjang daftar jurnalis syahid yang dibungkam dengan kekerasan.

Eksekusi Lapangan hingga Penghancuran Rumah

Tidak hanya penangkapan, laporan PPS mengungkap bahwa operasi militer Zionis dibarengi dengan pelanggaran berat dan ekstrem. Para tahanan kerap mengalami pemukulan berat, intimidasi terhadap keluarga mereka, hingga eksekusi lapangan di beberapa kasus.

“Bahkan anggota keluarga tahanan ada yang dieksekusi di tempat,” tulis laporan itu.

Selain itu, pasukan Zionis juga melakukan:

  • Penghancuran dan vandalisme rumah secara besar-besaran.
  • Penyitaan kendaraan, uang tunai, dan perhiasan emas milik warga.
  • Kerusakan infrastruktur, khususnya di kamp pengungsi Tulkarm dan Jenin.

Interogasi Massal di Lapangan

PPS menambahkan bahwa ribuan warga di berbagai provinsi di Tepi Barat dan Jalur Gaza telah mengalami interogasi intensif di lapangan. Proses ini kerap dilakukan di tengah jalan, di depan keluarga, tanpa proses hukum yang jelas—menambah trauma kolektif bangsa Palestina.


Redaksi SisiIslam.com mengutuk keras tindakan penangkapan massal dan pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh rezim Zionis. Kami mengajak seluruh umat Islam dan masyarakat dunia untuk terus menyuarakan keadilan bagi Palestina serta mendesak lembaga internasional untuk bertindak nyata menghentikan kejahatan ini. [*finku]

Sumber: WAFA

QS: Al-Anbiya (21) : 16

وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاۤءَ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لٰعِبِيْنَ

Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan segala apa yang ada di antara keduanya dengan main-main.

----------
Al-Qur'an lengkap