
Menyambut Tamu Allah: Petugas Haji Indonesia Mulai Bertolak 17 April 2026 Demi Kesempurnaan Ibadah
JAKARTA, SisiIslam.com | Kemenhaj memberangkatkan petugas haji 17 April 2026. Mereka bersiap layani 221.000 jamaah haji Indonesia di Tanah Suci. Simak berita selengkapnya di halaman Sisi Islam Media ini.
Dalam rangka menyempurnakan ibadah haji bagi 221.000 jamaah Tanah Air, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai memberangkatkan petugas haji ke Tanah Suci pada 17-18 April 2026.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menjelaskan bahwa keberangkatan tahap awal ini difokuskan pada petugas Daerah Kerja (Daker) Bandara dan Daker Madinah. Mereka akan memastikan layanan kedatangan jamaah berjalan lancar.
“Jadwal keberangkatan PPIH Arab Saudi 2026 dimulai dengan tim advance pada 13 April, lalu Daker Bandara dan Madinah pada 17 dan 18 April,” ujar Menhaj dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Selasa.
Selanjutnya, petugas Daker Makkah akan berangkat pada 22-23 April 2026, sementara Amirul Hajj dijadwalkan pada 19 Mei 2026. Semua penjadwalan ini disusun agar aspek layanan ibadah jamaah optimal.
“Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen penuh melaksanakan mandat penyelenggaraan ibadah haji secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” tegas Menhaj.
Dengan kuota haji 221.000 orang (203.320 reguler dan 17.680 khusus), jamaah haji kelompok terbang pertama akan mulai masuk asrama pada 21 April dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026. Para petugas yang lebih dulu tiba diharapkan menjadi pelopor layanan terbaik bagi tamu-tamu Allah. [Sod]
QS: Hud (11) : 27
فَقَالَ الْمَلَاُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ قَوْمِهٖ مَا نَرٰىكَ اِلَّا بَشَرًا مِّثْلَنَا وَمَا نَرٰىكَ اتَّبَعَكَ اِلَّا الَّذِيْنَ هُمْ اَرَاذِلُنَا بَادِيَ الرَّأْيِۚ وَمَا نَرٰى لَكُمْ عَلَيْنَا مِنْ فَضْلٍۢ بَلْ نَظُنُّكُمْ كٰذِبِيْنَMaka berkatalah para pemuka yang kafir dari kaumnya, “Kami tidak melihat engkau, melainkan hanyalah seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang yang mengikuti engkau, melainkan orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya. Kami tidak melihat kamu memiliki suatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami menganggap kamu adalah orang pendusta.”
----------Al-Qur'an lengkap



