
Doa Menghilangkan Kesedihan dan Kesusahan: Amalan Nabi untuk Bebas dari Beban Hidup
SisiIslam.com – Doa menghilangkan kesedihan dan kesusahan dari Nabi SAW. Amalkan doa ini agar hati tenang, beban hidup terangkat, dan mendapat pertolongan Allah. Perhatikan dan simak doa-doa di laman Sisi Islam Media di bawah ini.
Artikel ini disusun berdasarkan riwayat shahih dari Nabi Muhammad SAW tentang doa-doa untuk menghilangkan kesusahan.
Pendahuluan: Saat Ujian Datang, Kembalilah kepada Doa
Setiap manusia pasti pernah merasakan doa menghilangkan kesedihan dan kesusahan. Beban hidup, masalah yang menumpuk, atau rasa cemas yang tak kunjung reda sering kali membuat hati terasa sempit. Dalam Islam, salah satu cara terbaik untuk menghadapi semua itu adalah dengan berdoa kepada Allah.
Nabi Muhammad SAW sendiri mengajarkan banyak lafaz doa menghilangkan kesusahan yang tidak hanya menenangkan hati, tetapi juga menjadi sebab turunnya pertolongan Allah. Artikel ini akan menyajikan kumpulan doa Nabi untuk beban hidup yang bisa Anda amalkan sehari-hari.
Mengapa Doa Menjadi Penawar Kesusahan?
Doa menghilangkan kesedihan bukan sekadar ritual, tetapi bentuk ketundukan seorang hamba bahwa hanya Allah yang mampu mengubah keadaan. Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada seorang pun yang berdoa dengan suatu doa, kecuali Allah akan mengabulkan apa yang dimintanya atau menghindarkan darinya keburukan yang semisal, selama ia tidak berdoa untuk dosa atau memutuskan silaturahmi.” (HR. Tirmidzi, dari Jabir bin Abdullah)
Hadis ini menunjukkan betapa besar keutamaan doa sebagai amalan sunnah hilangkan stres dan kegelisahan.
Kumpulan Doa Mustajab untuk Menghilangkan Kesusahan
Berikut adalah beberapa lafaz doa dari Al-Qur’an dan hadis yang diajarkan langsung oleh Nabi SAW untuk mengatasi kesusahan dan kesedihan.
1. Doa Memohon Al-Qur’an Menjadi Penyejuk Hati
Doa ini sangat dianjurkan bagi siapa saja yang sedang dilanda kegelisahan berat. Rasulullah SAW mengajarkannya agar hati tenang kembali.
Teks Arab (dengan harakat):
Transliterasi:
Allāhumma innī ‘abduka, wabnu ‘abdika, wabnu amatika, nāṣiyatī biyadika, māḍin fiyya ḥukmuka, ‘adlun fiyya qaḍā’uka, as’aluka bikullismin huwa laka, sammayta bihī nafsaka, aw anzaltahū fī kitābika, aw ‘allamtahū aḥadan min khalqika, awista’tharta bihī fī ‘ilmil-ghaybi ‘indaka, an taj‘alal-qur’āna rabī‘a qalbī, wa nūra ṣadrī, wa jalā’a ḥuznī, wa dzahāba hammī.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu yang laki-laki, anak dari hamba-Mu yang perempuan. Ubun-ubunku di tangan-Mu, ketetapan-Mu berlaku atasku, keputusan-Mu adil bagiku. Aku memohon kepada-Mu dengan setiap nama yang Engkau miliki, yang Engkau namai diri-Mu sendiri, yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, yang Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib di sisi-Mu, jadikanlah Al-Qur’an sebagai musim semi hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihanku, dan pergi kesusahanku.”
2. Dzikir Tauhid yang Meringankan Beban
Ini adalah dzikir penghapus kegelisahan yang sangat singkat namun agung maknanya.
Teks Arab:
Transliterasi:
Lā ilāha illallāhul-‘aẓīmul-ḥalīm, lā ilāha illallāhu rabbus-samāwāti wal-arḍi, wa rabbul-‘arsyil-‘aẓīm.
Artinya:
“Tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Agung dan Maha Santun. Tidak ada tuhan selain Allah, Tuhan langit dan bumi, serta Tuhan ‘Arasy yang agung.”
3. Doa Nabi Yunus dalam Perut Ikan (Doa Orang Terkepung Masalah)
Doa ini adalah doa Yunus dalam perut ikan yang menjadi salah satu doa paling mustajab untuk menghilangkan kesusahan.
Teks Arab:
Transliterasi:
Lā ilāha illā anta, subḥānaka, innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.
Artinya:
“Tidak ada tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.”
4. Kalimat Tauhid Sederhana Penenteram Jiwa
Teks Arab:
Transliterasi:
Allāh, Allāhu rabbī, lā usyriku bihī syay’ā.
Artinya:
“Allah, Allah Tuhanku, aku tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun.”
5. Doa dengan Nama-Nama Indah Allah (Al-Asma’ul Husna)
Doa ini mengandung pujian kepada Allah sebagai al-Mannān (Maha Pemberi), Badī‘ (Maha Pencipta), dan Dzul Jalāl wal Ikrām (Pemilik Keagungan dan Kemuliaan).
Teks Arab:
Transliterasi:
Allāhumma innī as’aluka bi-anna lakal-ḥamd, lā ilāha illā anta, al-mannān, badī‘us-samāwāti wal-arḍ, dzal-jalāli wal-ikrām, yā Ḥayyu yā Qayyūm, innī as’aluk.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan (keyakinan) bahwa segala puji bagi-Mu, tidak ada tuhan selain Engkau, Maha Pemberi, Pencipta langit dan bumi, Pemilik keagungan dan kemuliaan, wahai Yang Maha Hidup, wahai Yang Maha Berdiri Sendiri, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu.”
6. Doa Memohon Rahmat Allah agar Tidak Diserahkan pada Diri Sendiri
Doa memohon rahmat Allah ini diajarkan untuk mengingatkan bahwa manusia sangat lemah tanpa pertolongan-Nya.
Teks Arab:
Transliterasi:
Allāhumma raḥmataka arjū, fa lā takilnī ilā nafsī ṭarfata ‘ayn, aṣliḥ lī sya’nī kullah, lā ilāha illā anta.
Artinya:
“Ya Allah, hanya rahmat-Mu yang aku harapkan. Maka janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri sekejap mata pun. Perbaikilah seluruh keadaanku. Tidak ada tuhan selain Engkau.”
Cara Mengamalkan Doa-Doa Ini agar Lebih Mustajab
Agar doa menghilangkan kesedihan dan kesusahan lebih cepat terkabul, perhatikan beberapa hal berikut:
- Berwudhu dan menghadap kiblat jika memungkinkan.
- Angkat kedua tangan dengan penuh pengharapan.
- Yakin dengan sepenuh hati bahwa Allah Maha Mendengar.
- Perbanyak istigfar dan shalawat sebelum dan sesudah doa.
- Amalkan secara rutin, terutama di waktu-waktu mustajab seperti sepertiga malam.
Kesimpulan
Kesusahan dan kesedihan adalah bagian dari ujian hidup. Namun, Allah tidak pernah membiarkan hamba-Nya sendirian. Dengan mengamalkan doa menghilangkan kesedihan di atas, hati akan kembali tenang, pikiran menjadi jernih, dan jalan keluar akan terbuka. Semoga artikel ini menjadi amalan sunnah hilangkan stres yang bermanfaat bagi Anda sekeluarga.
Wallahu a’lam bis showab.
Penulis: Sodikin Masrukin
Editor: Redaksi Sisi islam Media
QS: Al-An'am (6) : 147
فَاِنْ كَذَّبُوْكَ فَقُلْ رَّبُّكُمْ ذُوْ رَحْمَةٍ وَّاسِعَةٍۚ وَلَا يُرَدُّ بَأْسُهٗ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِيْنَMaka jika mereka mendustakan kamu, katakanlah, “Tuhanmu mempunyai rahmat yang luas, dan siksa-Nya kepada orang-orang yang berdosa tidak dapat dielakkan.”
----------Al-Qur'an lengkap



![Sebuah keluarga yang berpose setelah menuanaikan shalat Idul Adha [Ilustrasi]](https://www.sisiislam.com/wp-content/uploads/2026/04/idul-adha-pengertian-sejarah-makna-dan-kaitannya-dengan-haji-460x288.webp)



