
Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina untuk Layanan Maksimal Puncak Haji 1447 H
Jakarta, SisiIslam.com – Pemerintah siagakan pos kesehatan di Arafah dan Mina. 657 petugas Satgas Arafah dikerahkan untuk layanan cepat dan optimal bagi jamaah haji Indonesia. Simak kabar berita selengkapnya di laman Sisi Islam Media di bawah ini.
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah RI kembali menunjukkan kesiapannya dalam menghadapi puncak ibadah haji dengan menyiapkan pos kesehatan strategis di Arafah dan Mina. Langkah ini diambil demi memastikan layanan kesehatan bagi jamaah haji Indonesia berjalan cepat, tepat, dan optimal, terutama saat fase Armuzna yang krusial.
Pos Kesehatan Siaga di Dua Titik Utama
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Ulfa Assegaf, dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin, menegaskan bahwa pemerintah siagakan pos kesehatan di Arafah dan Mina masing-masing satu unit pos khusus Indonesia.
“Kami menyiagakan masing-masing satu pos kesehatan Indonesia di Arafah dan di Mina untuk memastikan layanan kesehatan dapat diberikan secara cepat dan optimal selama fase Armuzna,” ujar Maria.
657 Petugas Satgas Arafah Dikerahkan
Untuk mendukung kelancaran operasional, Kemenhaj telah menempatkan 657 petugas Satgas Arafah di berbagai titik layanan. Mereka terdiri dari:
- Petugas adhoc Arafah
- Koordinator markas
- Pengawas konsumsi
- Unsur layanan pendukung lainnya
Ke-657 petugas ini bertugas memastikan seluruh aspek ibadah dan logistik berjalan maksimal, mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, hingga perlindungan jamaah.
Imbauan untuk Jamaah: Peduli dan Tertib
Maria Ulfa Assegaf juga mengajak seluruh jamaah haji Indonesia untuk meningkatkan rasa kepedulian dan saling membantu selama puncak haji.
“Jika melihat jamaah yang tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, mohon segera dibantu dan dilaporkan kepada petugas terdekat,” pesannya.
Pemberangkatan Bertahap Menuju Arafah
Kementerian Haji dan Umrah melaporkan bahwa jamaah calon haji Indonesia mulai diberangkatkan secara bertahap dari hotel masing-masing menuju Arafah pada Senin, bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Pergerakan menuju Arafah dilaksanakan dalam tiga tahap waktu:
- Pukul 07.00 waktu Arab Saudi
- Pukul 11.30 waktu Arab Saudi
- Pukul 16.30 waktu Arab Saudi
Arahan untuk Ketertiban dan Keamanan Jamaah
Kemenhaj mengimbau seluruh jamaah agar:
- Mengikuti jadwal yang telah ditentukan
- Tidak bergerak sendiri atau mendahului rombongan
- Selalu mematuhi arahan petugas kloter, sektor, dan pembimbing ibadah
Dengan kepatuhan terhadap arahan tersebut, proses puncak haji diharapkan berjalan tertib, aman, dan penuh berkah. [*dik]
QS: Maryam (19) : 7
يٰزَكَرِيَّآ اِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلٰمِ ِۨاسْمُهٗ يَحْيٰىۙ لَمْ نَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ قَبْلُ سَمِيًّا(Allah berfirman), “Wahai Zakaria! Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang Kami belum pernah memberikan nama seperti itu sebelumnya.”
----------Al-Qur'an lengkap







