
Tips Masuk Raudhah Madinah Tanpa Biaya: Pendaftaran Kolektif Bimbad hingga Aplikasi Nusuk
SISIISLAM.COM, MADINAH – Tips masuk Raudhah Madinah tanpa biaya untuk jamaah haji Indonesia. Sistem kolektif dari Bimbad atau daftar mandiri via aplikasi Nusuk. Mudah dan tertib. Simak tips selengkapnya hanya di laman SISI ISLAM MEDIA ini.
Raudhatul Jannah, sebidang tanah di Masjid Nabawi yang terletak antara rumah Rasulullah (kini makam beliau) hingga mimbar, adalah tempat yang paling dirindukan jamaah haji. Di area seluas 22 meter panjang dan 2 meter lebar ini, doa-doa mustajab dipanjatkan.
Namun, tidak semua jamaah haji Indonesia tahu tips masuk Raudhah dengan mudah dan tanpa biaya. Menjelang puncak haji 2026, petugas Bimbad Sektor Bir Ali, Madinah, Agususanto, membagikan solusi praktis.
Kemudahan dari Negara: Sistem Kolektif
“Kami memfasilitasi pendaftaran kolektif untuk masuk Raudhah. Bimbad yang akan input data agar mendapat tasreh. Ini sistem rombongan, jadi jamaah tidak perlu repot pegang aplikasi sendiri,” terang Agus.
Satu tasreh memuat maksimal 50 nama. Negara sudah memfasilitasi minimal satu kali kesempatan masuk Raudhah Madinah tanpa biaya bagi setiap jamaah. Jadwalnya akan dikoordinasikan oleh sektor masing-masing bersama bimbad kloter agar tidak bentrok dengan ziarah kota.
“Jadi antara ziarah Raudhah dengan Madinah akan diatur sedemikian rupa agar semuanya bisa dinikmati,” tambah Agus.
Alternatif Mandiri: Aplikasi Nusuk
Bagi jamaah yang ingin mengatur waktu sendiri, tersedia aplikasi Nusuk. Unduh di ponsel pintar, pilih menu ‘Rawdah’, lalu tentukan waktu shalat yang tersedia: fajir, dhuhr, asr, magrib, atau isya.
Dengan dua kemudahan ini—pendaftaran kolektif Bimbad dan aplikasi Nusuk—tidak ada lagi alasan bagi jamaah haji Indonesia untuk melewatkan keistimewaan berdoa di Raudhah. Cukup sabar menunggu jadwal atau aktif mendaftar mandiri. Semoga ibadah haji kita mabrur. (*kin)
QS: Az-Zukhruf (43) : 48
وَمَا نُرِيْهِمْ مِّنْ اٰيَةٍ اِلَّا هِيَ اَكْبَرُ مِنْ اُخْتِهَاۗ وَاَخَذْنٰهُمْ بِالْعَذَابِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَDan tidaklah Kami perlihatkan suatu mukjizat kepada mereka kecuali (mukjizat itu) lebih besar dari mukjizat-mukjizat (yang sebelumnya). Dan Kami timpakan kepada mereka azab agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
----------Al-Qur'an lengkap






