PALSU! Media Gaza Bongkar Kebohongan Data Bantuan PBB: Bukan 602 Truk, Hanya 207 yang Masuk, Genosida Berlanjut!

Gaza, SisiIslam.com – Kantor Media Gaza bantah klaim Nickolay Mladenov soal 602 truk bantuan. Fakta di lapangan hanya 207 truk masuk. Manipulasi data di tengah genosida yang telah menewaskan 72.000 jiwa.

Kantor Media Pemerintah Gaza dengan tegas membantah klaim yang beredar di platform X milik utusan Dewan Perdamaian (Board of Peace), Nickolay Mladenov. Dalam sebuah klarifikasi yang disampaikan pada Jumat (10/4/2026), pihak berwenang Gaza menyebut pernyataan bahwa 602 truk bantuan telah masuk ke Jalur Gaza sebagai informasi tidak benar, tidak akurat, dan tidak kredibel.

Bantahan ini muncul setelah Mladenov menulis di akun media sosialnya bahwa akses bantuan ke Gaza telah diperluas dengan masuknya 602 truk berisi pasokan penting bagi keluarga Palestina. Namun, fakta di lapangan menunjukkan realita yang sangat kontras.

“Data akurat kami untuk tanggal 9 April menunjukkan bahwa hanya 207 truk yang berhasil memasuki Jalur Gaza. Dari jumlah yang sangat minim itu, hanya 79 truk yang bermuatan bantuan kemanusiaan. Sisanya adalah barang komersial biasa,” tegas pernyataan resmi Kantor Media Gaza yang dikutip SisiIslam.com dari Anadolu.

Manipulasi Data di Tengah Bencana Kelaparan

Perbedaan angka yang sangat signifikan—hampir tiga kali lipat—ini memicu kemarahan publik Palestina. Gaza menilai klaim yang digaungkan Mladenov sebagai bentuk pemutarbalikkan fakta untuk menutupi skala bencana kemanusiaan yang sebenarnya terjadi.

Baca Juga:  Pemasangan Spanduk Rising Lion Israel di RS Indonesia Gaza: Kemenlu RI Kecang Provokasi Zionis

Kantor Media Gaza menambahkan bahwa pelaksanaan protokol kemanusiaan yang tertuang dalam kesepakatan gencatan senjata oleh pihak Israel belum mencapai 38 persen. Padahal, perjanjian tersebut secara jelas mengamanatkan masuknya 600 truk bantuan setiap hari, termasuk 50 truk bahan bakar untuk menghidupkan generator rumah sakit dan fasilitas air bersih.

“Memutarbalikkan fakta tidak akan bisa menyembunyikan besarnya bencana yang menimpa warga sipil di Gaza. Kami menyerukan intervensi internasional segera untuk melindungi rakyat Palestina dari kejahatan perang yang terus berlanjut,” lanjut pernyataan tersebut.

Genosida Tak Terbendung: 72.000 Syuhada dan Infrastruktur Rata Tanah

Ironi ini terjadi di tengah agresi militer Israel yang kembali meningkat. Data Kementerian Kesehatan Palestina mencatat, pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Israel sejak 10 Oktober 2025 telah menewaskan 736 warga Palestina dan melukai 2.035 orang lainnya.

Secara kumulatif, perang genosida yang dilancarkan Israel sejak Oktober 2023 hingga saat ini telah merenggut nyawa lebih dari 72.000 syuhada dan melukai sekitar 172.000 orang. Hampir 90 persen infrastruktur sipil, termasuk masjid, sekolah, dan rumah sakit, telah hancur total.

Bagi umat Islam yang mengikuti perkembangan ini, klaim angka 602 truk bantuan dianggap sebagai upaya menciptakan citra positif di tengah tragedi kemanusiaan terburuk abad ini. SisiIslam.com akan terus mengawal fakta kebenaran dari bumi Gaza yang tak pernah lelah berjuang. Allahu Akbar! (Red)

QS: At-Tawbah (9) : 96

يَحْلِفُوْنَ لَكُمْ لِتَرْضَوْا عَنْهُمْ ۚفَاِنْ تَرْضَوْا عَنْهُمْ فَاِنَّ اللّٰهَ لَا يَرْضٰى عَنِ الْقَوْمِ الْفٰسِقِيْنَ

Mereka akan bersumpah kepadamu agar kamu bersedia menerima mereka. Tetapi sekalipun kamu menerima mereka, Allah tidak akan rida kepada orang-orang yang fasik.

----------
Al-Qur'an lengkap