
Surah Al-Baqarah: Keutamaan Dahsyat, Pelindung Rumah dari Setan, dan Rahasia “Az-Zahrawain” yang Mengharu Biru
Sisiislam.com – Surah Al-Baqarah memiliki keutamaan luar biasa: mengusir setan, menjadi pembela di akhirat, dan membawa keberkahan. Simak selengkapnya di sini, Sisi Islam Media!
Di antara lautan ayat Al-Qur’an yang penuh berkah, Surah Al-Baqarah berdiri megah sebagai surah terpanjang dalam mushaf. Namun, lebih dari sekadar panjangnya, surah yang agung ini menyimpan segudang keutamaan yang membuat seorang Muslim merinding membacanya. Tidak heran jika Rasulullah ﷺ begitu bersemangat memerintahkan umatnya untuk membaca dan menghidupkan surah ini di rumah-rumah mereka.
Lantas, apa saja kemuliaan yang tersemat dalam Surah Al-Baqarah? Mari kita menyelami samudera hikmahnya.
Mengapa Dinamakan “Al-Baqarah”?
Nama surah ini diambil dari kisah sapi betina (Al-Baqarah) dalam ayat 67-73. Penamaan ini bukan tanpa makna, melainkan sebagai penanda bahwa Al-Qur’an mengajarkan umat Islam untuk taat secara mutlak kepada perintah Allah, sekalipun tampak rumit bagi akal semata.
Dari Abu Mas’ud Uqbah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa membaca dua ayat dari akhir Surah Al-Baqarah pada suatu malam, maka kedua ayat itu sudah mencukupinya.” (HR. Bukhari & Muslim)
Keutamaan Surah Al-Baqarah yang Membuat Takjub
1. Rumah yang Dibaca Surah Al-Baqarah Dijauhi Setan
Setan benci mendengar firman Allah. Bayangkan, rumah yang biasa kita tempati bisa menjadi “kuburan” bagi amal jika sunyi dari lantunan ayat suci. Namun, jika Surah Al-Baqarah rutin dibacakan, setan akan lari tunggang langgang.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya Surah Al-Baqarah.” (HR. Muslim)
2. Al-Baqarah dan Ali ‘Imran, Dua “Awan” yang Membela di Hari Akhir
Ada sepasang surah yang disebut Az-Zahrawain (dua yang bercahaya). Mereka bukan sekadar bacaan, tetapi akan hadir di hari Kiamat sebagai pembela bagi siapa yang rajin membacanya.
Dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya. Bacalah Az-Zahrawain: Al-Baqarah dan Ali ‘Imran, karena keduanya akan datang pada hari Kiamat seperti dua awan, atau seperti dua naungan, atau seperti dua kelompok burung yang bersaf-saf, yang membela orang-orang yang membacanya. Bacalah Surah Al-Baqarah, karena mengambilnya (membacanya) adalah berkah, meninggalkannya adalah penyesalan, dan tidak mampu membacanya adalah para bathalah (tukang sihir).” (HR. Muslim)
3. Para Sahabat Mengagungkan Ahli Al-Baqarah
Bayangkan jika ada seseorang di lingkungan Anda yang hafal dan mengamalkan Surah Al-Baqarah serta Ali ‘Imran. Para sahabat dulu memandangnya dengan pandangan istimewa, penuh hormat dan pengagungan.
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Dahulu, jika seorang laki-laki membaca Al-Baqarah dan Ali ‘Imran, ia menjadi ‘besar’ di tengah-tengah kami.” (HR. Ahmad)
4. Keutamaan dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah
Terdapat hadits yang sangat masyhur, yang menjelaskan keutamaan dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah:
Transliterasi:
“Laa yaqra’uhumaa fii lailatin illaa kafataahu.”
Terjemah:
“Tidaklah seseorang membaca kedua ayat itu pada suatu malam, melainkan kedua ayat itu telah mencukupinya (dari gangguan setan dan keburukan).” (HR. Bukhari, no. 5009; Muslim, no. 807)
Makna dan Kandungan Utama Surah Al-Baqarah
Secara garis besar, surah mulia ini mengandung dua misi besar:
- Pengokohan Akidah (Tauhid, Keesaan Allah, dan Hari Kebangkitan).
Ayat-ayat awal hingga pertengahan penuh dengan argumen logis tentang keberadaan Allah dan kepastian hari akhir. - Pembentukan Syariat Islam.
Mulai dari ibadah mahdhah (shalat, puasa, haji, zakat) hingga muamalah (pernikahan, talak, riba, hutang piutang, hingga persaksian).
Topik-Topik Menarik dalam Surah Al-Baqarah
- Tiga golongan manusia: Mukmin, Kafir, dan Munafik.
- Kisah penciptaan Adam, dialog Allah dengan malaikat, dan ujian iblis.
- Bani Israil: dari kenikmatan hingga kekufuran mereka.
- Kisah Ibrahim yang diuji dengan kalimat, membangun Ka’bah bersama Ismail, dan doa mulia mereka.
- Hukum puasa, haji, qishash, waris, larangan riba, dan pencatatan utang.
- Mukjizat kebangkitan: kisah orang yang mati 100 tahun, burung Ibrahim yang dihidupkan, dan ashabul kahfi dalam versi mini (penghuni gua karena takut mati).
Penutup: Jadikan Al-Baqarah Cahaya Rumahmu
Sahabat sisiislam.com yang dimuliakan Allah, jangan biarkan rumah kita sunyi dari ayat-ayat-Nya. Cukup luangkan waktu beberapa menit setiap hari untuk membaca Surah Al-Baqarah, meskipun tidak sekaligus. Mulailah dengan dua ayat terakhir setiap malam, lalu tingkatkan sedikit demi sedikit.
Rasulullah ﷺ mengingatkan: “Sesungguhnya segala sesuatu memiliki puncak, dan puncak Al-Qur’an adalah Surah Al-Baqarah. Barang siapa membacanya di rumahnya, setan tidak akan memasukinya selama tiga hari.” (HR. Ibnu Hibban)
Semoga kita termasuk golongan yang dicintai Al-Qur’an dan mendapatkan syafaatnya di yaumil akhir. Aamiin.
Penulis: Redaksi Sisi Islam
Sumber: Shahih Muslim, Shahih Bukhari, Musnad Ahmad, dan kitab Fadhail Al-Qur’an
QS: Al-Muzzammil (73) : 2
قُمِ الَّيْلَ اِلَّا قَلِيْلًاۙBangunlah (untuk salat) pada malam hari, kecuali sebagian kecil,
----------Al-Qur'an lengkap






