Teguran Polos Issa ke Nikita Willy: “Itu Privacy!” Publik Sebut Awal Hidayah Hijrah

sisiislam.com – Percakapan Nikita Willy dengan putranya, Issa, soal pakaian bikin publik tersentuh. Teguran polos anak kecil jadi refleksi hijrah? Simak selengkapnya di halaman ini.

Penampilan terbaru artis Nikita Willy yang kini tampil syar’i dengan balutan hijab menuai beragam respons positif dari publik. Bukan sekadar perubahan gaya, banyak yang meyakini bahwa keputusan Nikita untuk berhijab memiliki makna spiritual yang mendalam, bahkan diduga bermula dari sebuah teguran polos dari putra kesayangannya, Issa Xander Djokosoetono.

Dalam unggahan di platform Threads beberapa waktu lalu (27/12/2025), Nikita membagikan cuplikan dialog sederhana namun menusuk hati bersama Issa. Momen viral ini pun dinilai netizen sebagai pintu hidayah yang datang dari lisan suci seorang anak.

Teguran Polos Issa ke Nikita Willy: "Itu Privacy!" Publik Sebut Awal Hidayah Hijrah
Tangkapan layar dialog Nikita Willy dengan sang putra soal menutup aurat

“Issa: kenapa ibu pakai baju kelihatan perutnya?”
“Emang kenapa, Izz?” jawab Nikita.
“Itu privacy!” tegas Issa.
“Sebaiknya ibu pakai baju seperti apa?” tanya Nikita lagi.
“Yang panjang gini,” ucap Issa sambil menunjuk pakaian tidur panjang yang dikenakannya.

Viral dan Menyentuh Hati

Unggahan tersebut sontak menyita perhatian warganet. Bukan karena dramatisasi, melainkan karena ketulusan seorang anak yang mengingatkan ibunya tentang sesuatu yang sangat mendasar dalam Islam: menutup aurat.

Salah satu komentar dari akun @mzl*** bahkan menyebut, “Awal mula hidayah datang.” Tak sedikit pula yang merasa haru sekaligus tersadarkan bahwa anak-anak adalah cermin fitrah yang seringkali lebih peka terhadap nilai-nilai kesopanan.

Baca Juga:  Doa untuk Meringankan Sakit Saat Persalinan dalam Al-Qur'an

Hijab dalam Islam: Bukan Gaya, Tapi Kewajiban

Terlepas dari siapa pelakunya, momen Nikita Willy ini mengingatkan umat Islam akan hakikat hijab. Dalam syariat, berhijab bukanlah sekadar tren atau identitas kultural. Allah SWT telah memerintahkan dalam Al-Qur’an:

  • Surah An-Nur ayat 31: memerintahkan wanita mukmin untuk menahan pandangan dan menjaga kemaluan, serta tidak menampakkan perhiasan kecuali yang biasa terlihat.

  • Surah Al-Ahzab ayat 59: perintah bagi Nabi agar menyuruh istri-istrinya, anak perempuan, dan istri-istri orang mukmin untuk memanjangkan jilbabnya, agar lebih mudah dikenali sebagai wanita muslimah sehingga tidak diganggu.

Dari dua ayat ini, para ulama sepakat bahwa menutup aurat adalah kewajiban, bukan sekadar pilihan. Hijab yang sesuai syariat pun memiliki syarat: tidak ketat membentuk lekuk tubuh, tidak transparan, dan tidak berlebihan dalam berhias (tabarruj).

Hikmah Hijab: Perlindungan dan Ketenangan Batin

Selain sebagai bentuk ketaatan, hijab juga menjadi benteng moral. Ia menjaga kehormatan seorang Muslimah dari pandangan yang tidak semestinya. Lebih dari itu, ribuan Muslimah yang telah berhijab merasakan dampak spiritual yang luar biasa: ketenangan batin dan kedekatan dengan Sang Pencipta.

Apakah benar teguran Issa menjadi awal mula hidayah bagi Nikita Willy? Hanya Allah dan hati Nikita sendiri yang tahu. Namun yang pasti, momen ini mengajarkan kepada kita semua bahwa kebaikan dan pengingat bisa datang dari siapa saja—bahkan dari lisan polos seorang anak kecil yang sedang tiduran sambil memakai baju panjang.

QS: Al-Furqan (25) : 19

فَقَدْ كَذَّبُوْكُمْ بِمَا تَقُوْلُوْنَۙ فَمَا تَسْتَطِيْعُوْنَ صَرْفًا وَّلَا نَصْرًاۚ وَمَنْ يَّظْلِمْ مِّنْكُمْ نُذِقْهُ عَذَابًا كَبِيْرًا

Maka sungguh, mereka (yang disembah itu) telah mengingkari apa yang kamu katakan, maka kamu tidak akan dapat menolak (azab) dan tidak dapat (pula) menolong (dirimu), dan barangsiapa di antara kamu berbuat zalim, niscaya Kami timpakan kepadanya rasa azab yang besar.

----------
Al-Qur'an lengkap