
Pemerintah Mulai Bebaskan Lahan Kampung Haji RI di Arab Saudi, Jarak 2 Km dari Masjidil Haram
SisiIslam.com, Surabaya – Pemerintah bebaskan lahan Kampung Haji RI di Arab Saudi, lokasi strategis 2 km dari Masjidil Haram. Target 1.600 jamaah tahun depan. Ramah jamaah haji Indonesia. Simak kabar berita selengkapnya di laman Sisi Islam Media di bawah ini.
Kabar gembira bagi jamaah haji Indonesia. Pemerintah RI resmi memulai pembebasan lahan Kampung Haji RI di Arab Saudi sebagai langkah awal pembangunan hunian jamaah yang lokasinya sangat dekat dengan Masjidil Haram. Proyek ini disebut-sebut sebagai mimpi 40 tahun yang akhirnya mulai terwujud.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy, di Surabaya, Kamis, menjelaskan bahwa Kampung Haji Arab Saudi akan dibangun di kawasan Jabal Hindawiyah. Jaraknya hanya sekitar 2 hingga 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.
“Lokasinya sangat dekat, nanti akan ada akses khusus seperti terowongan (tunnel) agar jamaah tidak terganggu lalu lalang kendaraan dan jamaah lain,” ujar Muhadjir.
Tahap Awal: Tiga Tower untuk 1.600 Jamaah
Pada tahap awal, proyek Kampung Haji di Jabal Hindawiyah akan menyiapkan tiga tower hunian yang mampu menampung sekitar 1.600 orang. Targetnya, tower tersebut mulai digunakan pada musim haji tahun depan setelah pengelolaannya diambil alih oleh Danantara.
“Sudah 40 tahun kita bermimpi punya Kampung Haji. Sekarang mulai direalisasikan,” tegas Muhadjir.
Proyek Jangka Panjang Jokowi-Prabowo
Muhadjir menjelaskan bahwa pembebasan lahan Kampung Haji ini merupakan visi jangka panjang yang telah dirintis sejak era Presiden Joko Widodo dan kini dilanjutkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam pengembangannya, kawasan tersebut direncanakan memiliki ratusan tower hunian untuk menampung sebagian besar jamaah haji Indonesia.
Dari total kebutuhan lahan sekitar 84 hektare, saat ini sekitar 54 hektare tengah dalam proses pembebasan.
Pembiayaan Tidak Bebani APBN dan Jamaah
Salah satu poin penting dari proyek ini adalah pembiayaannya. Muhadjir menegaskan bahwa skema investasi haji tanpa APBN akan menjadi tulang punggung proyek. Pendanaan dikelola oleh Danantara dengan melibatkan investor, termasuk dari Arab Saudi.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan skema pendanaan tambahan sekitar Rp1,7 triliun untuk menutup kebutuhan operasional tanpa membebani jamaah.
“Kami tidak ingin jamaah haji Indonesia terbebani biaya tambahan. Ini bentuk layanan jamaah haji Indonesia yang lebih manusiawi dan profesional,” pungkasnya.
Dengan dimulainya pembebasan lahan ini, layanan jamaah haji Indonesia di masa depan diharapkan semakin nyaman, dekat dengan Masjidil Haram, dan jauh dari kepadatan lalu lintas ibadah. Proyek ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji nasional. [*Izah]
QS: Al-Ma'un (107) : 1
اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗTahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
----------Al-Qur'an lengkap






