So Ji-sub Menyentuh Hati Dunia: Jadi Narator Film Dokumenter “The Voice of Hind Rajab” yang Mengguncang Nurani
Jakarta – Aktor Korea Selatan So Ji-sub resmi bergabung sebagai narator dalam film dokumenter global “The Voice of Hind Rajab”. Film ini mengisahkan tragedi kemanusiaan menyayat hati seorang bocah 6 tahun di Gaza, Hind Rajab, melalui rekaman panggilan darurat aslinya. Dukungan So Ji-sub menjadi penguat pesan bahwa suara anak-anak korban perang tak boleh lenyap ditelan zaman.
Dunia perfilman Korea Selatan kembali menunjukkan sisi kemanusiaannya. Aktor papan atas So Ji-sub, yang dikenal lewat serial populer Master’s Sun, kini mengambil peran yang jauh dari layar drama romantis. Ia mengisi suaranya sebagai narator untuk cuplikan (trailer) film dokumenter internasional yang menyita perhatian dunia: The Voice of Hind Rajab.
Bukan sekadar film biasa, karya ini merupakan dokumentasi nyata dari sebuah peristiwa pilu yang terjadi di Gaza pada 29 Januari 2024. Film ini merekonstruksi detik-detik mencekam berdasarkan rekaman suara asli seorang anak perempuan berusia 6 tahun, Hind Rajab, yang terperangkap sendirian di dalam mobil hancur akibat pemboman. Fokus utama kisah ini adalah pada panggilan telepon darurat yang dilakukan Hind kepada Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina saat ia berusaha meminta pertolongan untuk dirinya dan keluarganya.
Melalui suaranya yang dalam dan penuh empati, So Ji-sub menggambarkan betapa dekatnya jarak antara Hind dengan tim penyelamat—hanya delapan menit. Namun, realitas di medan perang yang brutal membuat upaya evakuasi terhambat lebih dari lima jam lamanya. Hind pun dibiarkan dalam kesendirian yang mencekam, menunggu pertolongan yang tak kunjung tiba.
Salah satu momen paling menyentuh dari cuplikan film ini adalah pernyataan penutup dari So Ji-sub. “Saya menyumbangkan suara saya agar suara Hind tidak menghilang,” ujarnya, seperti dikutip dari laporan SBS beberapa waktu lalu.
Langkah So Ji-sub dinilai sejalan dengan visi sang sutradara, Kaouther Ben Hania, yang percaya bahwa sinema memiliki kekuatan untuk menjadi katalis perubahan sosial. “Saya selalu bertanya-tanya, apa yang bisa dilakukan sinema untuk zaman kita? Bagaimana ia bisa menciptakan perubahan? The Voice of Hind Rajab bukan hanya film untuk mengenang seorang gadis kecil. Ini adalah panggilan untuk bertindak, dan harapan untuk menciptakan sesuatu yang bisa mengubah keadaan,” ujar Ben Hania.
Proyek ini sejak awal telah mendapatkan perhatian luas dari komunitas film global. Film ini dengan berani melampaui batas-batas politik, fokus pada realitas perang yang menghancurkan sisi kemanusiaan. Sejumlah nama besar Hollywood bahkan terlibat sebagai produser, di antaranya Brad Pitt, Joaquin Phoenix, Rooney Mara, hingga sutradara peraih Oscar, Alfonso Cuarón.
Dalam pemutaran khusus di kantor PBB, Jenewa, Alfonso Cuarón menyampaikan pernyataan yang menggugah. “The Voice of Hind Rajab lebih dari sekadar film. Dengan membawa suara Hind, kita membela kebenaran yang tak terbantahkan. Kita menolak untuk menjadi penonton pasif, dan memilih menjadi bagian dari keadilan internasional, menuntut pertanggungjawaban penuh sebagaimana kemanusiaan kita wajibkan,” tegas Cuarón.
Dukungan So Ji-sub ternyata tidak berhenti hingga narasi. Ia secara nyata turut mendorong perilisan film ini di Korea Selatan melalui kolaborasi dengan Firstman Studio, rumah produksi yang berada di balik kesuksesan fenomenal Squid Game.
Film yang sarat pesan kemanusiaan ini dijadwalkan mulai tayang di bioskop-bioskop Korea Selatan pada 15 April. Dengan hadirnya suara So Ji-sub, publik diharapkan tak hanya menyaksikan film, tetapi juga merasakan sendiri getirnya perjuangan Hind—sebuah pengingat bahwa di balik setiap statistik perang, selalu ada nama, wajah, dan suara-suara kecil yang merindukan keselamatan.
QS: Al-Mu'minun (23) : 32
فَاَرْسَلْنَا فِيْهِمْ رَسُوْلًا مِّنْهُمْ اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ مَا لَكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗۗ اَفَلَا تَتَّقُوْنَLalu Kami utus kepada mereka, seorang rasul dari kalangan mereka sendiri (yang berkata), “Sembahlah Allah! Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?”
----------Al-Qur'an lengkap


