
6 Bulan Gencatan Senjata, 754 Syahid di Gaza: Zionis Kembali Ratakan Rumah di Zeitoun
SisiIslam.com, Gaza | Rumah-rumah diledakkan, kawasan pemukiman diserang. 754 warga Gaza syahid pasca gencatan senjata. SisiIslam.com melaporkan kondisi terkini jalur Gaza. Simak berita selengkapnya di Sisi Islam Media.
Keheningan yang sempat menyapa Jalur Gaza selama enam bulan terakhir kini berubah menjadi gemuruh ledakan dan tangisan. Rezim Zionis Israel kembali melancarkan aksi brutalnya, menandai genosida berdarah yang tak pernah benar-benar berhenti.
Pada dini hari Selasa (14/4/2026), pasukan pendudukan Israel meledakkan beberapa rumah penduduk di timur lingkungan Zeitoun, tenggara Kota Gaza. Aksi teror ini terjadi tanpa peringatan, memaksa puluhan keluarga kehilangan tempat berlindung di tengah dinginnya malam Gaza.
Tak hanya di Zeitoun, serangan simultan menghantam kamp pengungsi Jabalia di utara Gaza. Artileri Zionis menghujani kawasan timur dan timur laut kamp dengan tembakan mortir dan meriam. Kerusakan material meluas, sementara pesawat pengintai dan jet tempur Zionis terus terbang rendah di atas kawasan al-Sudaniya (barat laut Gaza) dan Tal al-Sultan (barat Rafah).
Tiga Warga Syahid Sebelum Fajar
Sebelum invasi dini hari itu, hari Senin (13/4) telah menorehkan duka mendalam. Tiga warga Palestina syahid akibat peluru dan serangan Zionis:
- Seorang warga syahid di kawasan al-Mawasi, Rafah.
- Satu lagi syahid di bundaran Abu Hamid, Khan Younis tengah.
- Seorang ketiga, yang sebelumnya terluka tembakan sniper Zionis di selatan Khan Younis, akhirnya menghembuskan napas syahid.
Disebutkan pula bahwa beberapa anak-anak menjadi korban luka-luka setelah sebuah drone Zionis menghantam bundaran Bani Suheila di Khan Younis.
Angka Mengerikan: 72.333 Syahid dalam 18 Bulan
Berdasarkan data terbaru Kementerian Kesehatan Gaza, total syahid sejak perang genosida Oktober 2023 hingga kini telah mencapai 72.333 jiwa, dengan 172.202 luka-luka. Kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dan perempuan yang tak bersenjata.
Enam Bulan “Gencatan Senjata” yang Mematikan
Hari ini, Selasa, tepat enam bulan sejak kesepakatan gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025. Namun, alih-alih damai, pendudukan Zionis justru mencatatkan 2.400 pelanggaran selama periode ini.
Kantor Media Pemerintah Gaza merilis fakta mengejutkan:
- 1.109 insiden penembakan dan pemboman
- 921 insiden tembakan langsung
- 273 rumah penduduk dihancurkan
- 97 kendaraan militer Zionis masuk ke kawasan pemukiman
Hasilnya? 754 warga Gaza syahid pasca gencatan senjata. Dari jumlah itu, 312 adalah anak-anak, perempuan, dan lansia. Selain itu, 2.100 lainnya luka-luka.
Lembaga pers Gaza menegaskan bahwa 99% korban adalah warga sipil yang dilumpuhkan di lingkungan pemukiman, jauh dari apa yang disebut garis kuning atau zona konflik.
“Siapa bilang ini gencatan senjata? Ini adalah kelanjutan genosida dengan wajah baru,” demikian pernyataan tegas Kantor Media Gaza.
SisiIslam.com akan terus memantau perkembangan terkini dari Bumi Al-Aqsa. Doakan saudara-saudara kita di Gaza. Sesungguhnya pertolongan Allah sangat dekat.
QS: Ghafir (40) : 47
وَاِذْ يَتَحَاۤجُّوْنَ فِى النَّارِ فَيَقُوْلُ الضُّعَفٰۤؤُ لِلَّذِيْنَ اسْتَكْبَرُوْٓا اِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا فَهَلْ اَنْتُمْ مُّغْنُوْنَ عَنَّا نَصِيْبًا مِّنَ النَّارِDan (Ingatlah), ketika mereka berbantah-bantahan dalam neraka, maka orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, “Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu melepaskan sebagian (azab) api neraka yang menimpa kami?”
----------Al-Qur'an lengkap







